Rabu, 15 April 2015
Rapor merah jokowi
Disini saya akan berbagi pengalaman saya beberapa hari yang lalu. kebetulan ada acara demonstrasi yang di adakan oleh BEM seluruh Indonesia. acara ini diadakan untuk memperingatkan Bapak presiden kita Jokowi. para mahasiswa berkumpul di 3 titik. di Bogor, Jogja dan di Surabaya. Berhubung saya bertempat di jawa timur maka saya ikut yang di Surabaya. yaitu di GRAHADI . Ada beberapa Universitas yang sangat berantusias mengikuti demonstrasi tersebut. yaitu dari UB, UMM, POLINEMA, UNAIR, ITS, PENS, PPNS. titik kumpul pada saat itu berada di parkiran fisip kampus B unair. para mahasiswa serentak menyuarakan meminta agar bapak presiden kita menepati janji janji yang sudah di berikan namun belum ada kerja nyata.Sejumlah BEM serentak beraksi menuntut Jokowi-JK untuk; (1) Menurunkan
harga bahan-bahan pokok masyarakat; (2) Stabilkan Ekonomi Rakyat; (3)
Akuisisi 100 persen aset Blok Mahakam; (4) Lakukan renegosiasi thd
freeport, dan (5) Selesaikan semua kasus korupsi dan bersihkan koruptor
di Indonesia. Dalam aksi kali ini, mahasiswa mengkritik dan menyoroti berbagai
permasalahan bangsa di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan wakil
Presiden Jusuf Kalla. Mereka juga memintah pemerintah segera
menyelesaikan permasalahan harga kebutuhan pokok yang kian melambung
tinggi.Para mahasiswa menganggap, Jokowi-JK tidak dapat
menyelesaikan berbagai masalah. Mulai ekonomi, politik, hingga
pemberantasan korupsi. Tidak hanya harga beras harga tarif listrik,
tiket kereta api, dan sejumlah kebutuhan rakyat yang kian tak
terjangkau.Kisruh antara KPK dan Polri yang tidak ada ujungnya, juga menjadi
perhatian para mahasiswa. Mahasiswa menilai kisruhnya elit politik juga
dinilai jadi biang melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar.Dalam
aksinya, para mahasiswa meminta Jokowi-JK segera menyelesaikan kisruh
politik dan pemerintah. Jokowi-JK harus menjalankan janji-janji saat
maju di ajang Pilpres seperti yang tertuang dalam Nawacita.Jokowi-JK
harus mampu mencipatkan kemandirian pangan dan stabilitas harga pangan.
Yanwar mempertanyakan koordinasi antara Presiden dengan Wakil Presiden. dalam aksi tersebut mahasiswa dari UB menampilkan aksi teatrikal, dan dari unair menampilkan puisi akan keluhan masyarakat. apabila suara tersebut tidak bisa di lakukan. maka akan ada aksi selanjutya pada tanggal 20 mei mendatang untuk menurunkan bapak presiden kita jokowi.
Langganan:
Komentar (Atom)
